
Tgk Marhaban terpilih sebagai Imum Mukim Kuta Bagok Periode 2025-2030
Infopwdpiaceh/ Nurussalam – Pemilihan Imuem Mukim Kuta Bagok Kecamatan nurussalam Aceh Timur periode 2025-2030 dilaksanakan di Aula balai desa Gampong Keude Bagok sa Kecamatan Nurussalam Selasa (20/05/2025) berlangsung tertib yang dihadiri oleh Camat, Sekcam, Muspika Nurussalam, calon Imuem Mukim, para Keuchik, ketua panita, dan utusan dari gampong dalam kemukiman Kuta Bagok.
Menurut keterangan ketua panitia pelaksana Pemilihan imum mukim Kuta Bagok, munzir kepada media infopwdpiaceh.com. pemilihan Imuem Mukim sesuai dengan tahapan-tahapan yang telah ditentukan dan sesuai dengan Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2009 tentang Tata Cara Pemilihan dan Pemberhentian Imum Mukim tentang Pemerintahan Mukim.
Dalam tahap penjaringan bakal calon yang memenuhi persyaratan ditetapkan 2 ( Dua)) orang calon Imuem Mukim Baru yaitu Tgk. Marhaban dan Tgk Saiful Bahri. Kedua orang calon ini merupakan orang terbaik di gampong masing-masing. Yaitu Tgk marhaban dari Gampong Asan Tanjong dan Tgk Saiful dari Gampong Keude Bagok sa kecamatan Nurussalam.
Acara pemilihan di mulai jam 10. Dan di tutup jam 12.00. ujar pak Mun. Nama panggilan Munzir yang juga PJ imum mukim Kuta Bagok saat ini
Hasil dari pemilihan Imuem mukim terbaru di menangkan oleh calon nomor urut 1 dengan jumlah suara terbanyak yaitu 26 orang, sedangkan Tgk Saiful memperoleh suara 12 suara dengan jumlah total suara 38 dari 40 pemberian hak suara. Sedangkan 2 orang pemberian hak suara absen tidak hadir.
Camat nurussalam menyampaikan apresiasi kepada panitia yang berkerja extra sehingga acara pemilihan ini bisa berjalan dengan baik. Dan mengucapkan selamat kepada Imuem Mukim Kuta Bagok Baru yang terpilih, serta ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Imuem Mukim sebelumnya.
Camat Nurussalam. Muzakkir berharap Imuem Mukim yang baru terpilih semoga kedepan dapat mengemban tugas dengan sebaik-baiknya dan bertanggung jawab terhadap tugas yang telah diamanahkan, serta dapat langsung menyelesaikan masalah warga di 8 gampong yang masuk dalam kemukiman Kuta Bagok.