
Oleh: Tarmizi
Perayaan maulid tingkat kecamatan Nurussalam yang berlangsung di mesjid Jami’ Al ikhlas Nurussalam Bagok Aceh Timur sangat meriah, Dalam perayaan maulid, momen ini menjadi sakral bagi masyarakat Aceh yang dalam kehidupannya sehari-hari melekat dengan nilai adat dan budaya. Maka tak heran apabila memasuki bulan Rabiul Awal, perayaan maulid Nabi terlihat sangat meriah. Baik di Aceh timur maupun sepropinsi pada umumnya.
Di Aceh, khusus kecamatan Nurussalam, peringatan maulid Nabi Muhammad SAW dikenal dengan istilah “maulod”. Dalam pelaksaan itu, warga menggelar kenduri besar dengan mengundang anak yatim dan kerabatnya. Salah satu perayaan maulid Nabi terlihat jelas dari warga Kecamatan Nurussalam Aceh Timur.
Peringatan maulid tingkat kecamatan Nurussalam tahun ini di di mesjid kecamatan yaitu mesjid Al ikhlas Nurussalam yang bertepatan dengan hari Selasa 13 rabiul awal 1446H / 17 Juli 2024. Peringatan maulid nabi tingkat kecamatan Nurussalam berkat kerjasama antara panitia mesjid dengan muspika plus kecamatan Nurussalam. Para Geusyik Se kecamatan Nurussalam Serta lembaga pendidikan lainnya yang ada di kecamatan Nurussalam.
Disamping perayaan maulid juga menjamu serta memberikan santunan kepada anak yatim piatu Se kecamatan Nurussalam yang dibawa langsung Oleh para Geusyik masing masing Gampong dalam kecamatan Nurussalam.
Tampak hadir dalam acara perayaan maulid nabi tingkat kecamatan Nurussalam antara lain, camat Nurussalam. Dan Ramil Nurussalam. Kapolsek Nurussalam. Kepala WH dan anggota ta, Para mukim dan Gusyik se kecamatan Nurussalam. Para kepala sekolah mulai SD/ MIN. SLTP DAN SLTA Dalam kecamatan Nurussalam. Tokoh pemuda Serta Tokoh agama dan Tokoh masyarakat lainnya nya

Tradisi perayaan maulid di kecamatan Nurussalam Aceh Timur dengan kenduri besar. Mareka mampu merayakan maulid tingkat kecamatan dan tingkat Gampong. Bagi masyarakat yang mampu melakukan kenduri, maka akan berkenduri dan membagikan makanan kepada masyarakat lain yang berkumpul di mesjid mesjid Serta meunasah-meunasah.
Menurut camat Nurussalam Muzakkir,SH.I, MM, Bagi masyarakat Nurussalam aceh timur. jika tidak melakukan kenduri maulid merasa ada sesuatu yang kurang. Sehingga tidak mengherankan apabila pada bulan maulid masyarakat nurussalam berbondong-bondong membawa makanan yang telah dimasak ke mesjid atau Meunasah,
Soal menu yang dihidangkan pada perayaan maulid sangatlah istimewa. Salah satu menu khas adalah “bu kulah” atau nasi kulah. Nasi ini dimasak secara khusus dengan paduan rempah-rempah seperti cengkeh, kapulaga dan aneka rempah lainnya.ada kari kambing, masak Puteh dan menu khusus lainnya.
Menariknya lagi, formasi Bu Kulah berbentuk piramida ini dibungkus dengan daun pisang yang terlebih dahulu dilayu di atas bara api. Sehingga sajian makanan Aceh dengan rasa dan aroma khas Timur Tengah dan India ini kian terasa. Sementara menu yang disajikannya juga khas dan jarang ditemui pada perayaan lainnya.

Pada maulid nabi Muhammad Saw hari ini( Selasa 13 rabiul awal 1446H) di kecamatan Nurussalam . sebelum menyantap hidangan maulid, masyarakat menyaksikan pergelaran zikir angguk. zikir dan doa bersama diiringi salawat. Selanjutnya shalat Zuhur berjamaah. Setelah shalat Zuhur dibagikan Nasik bungkus kepada anak anak yatim sekecamatan Nurussalam beserta uang santunan. Selanjutnya nasi juga dibagikan kepada seribuan jama’ah yang terdiri dari Para undangan. Masyarakat baik’ pria. Wanita maupun anak anak yang telah hadir sebelum nya ke mesjid Al ikhlas Nurussalam.
Pak Adami Selaku panitia pelaksana maulid sekaligus panitia mesjid Al ikhlas mengatakan bahwa: Setiap perayaan maulid di kecamatan Nurussalam Aceh Timur kenduri digelar pada siang hari, dan acara pembagian/ makan bersama setelah shalat Zuhur berjamaah di mesjid ini.
Pak Adami menjelaskan, kemeriahan pelaksanaan tradisi maulid di kecamatan Nurussalam Aceh Timur seluruh warga larut dalam berbagai proses pelaksanaannya. Bagi masyarakat Bagok, maulid telah menjadi tradisi dan dilaksanakan secara turun temurun. Pelaksanaan peringatan maulid merupakan salah satu contoh semangat kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW, yang telah membawa perubahan dalam hidup manusia ke jalan yang benar.
Bahkan kemeriahan perayaan Maulid Nabi di Bagok Aceh Timur memiliki dasar sejarah yang kuat. Ini sebagaimana termaktub dalam sebuah surat wasiat Sultan Aceh yang diterbitkan pada 12 Rabiul Awal 913 Hijriah atau 23 Juli 1507, oleh Sultan Ali Mughayat Syah yang ditemukan Tan Sri Sanusi Junid. Salah satu poinnya adalah mengenai pelaksanaan Maulid Nabi yang dapat menyambung tali silaturahmi sesama muslim, juga antar gampong di Kerajaan Aceh Darussalam.
Tarmizi pwdpi Aceh Timur